
- saling menghargai orang lain maupun pendapat atau apapun
- tidak egoistis
- bertindak bijaksana dalam apapun
- dan bertindak dapat memahami suatu kondisi organisasi tersebut
Hubungan antara konflik dengan keputusan dan solusi
Menurut saya dimana konflik itu ialah suatu masalah yang memperlibatkan 2 orang atau lebih yang dimana salah satu pihak harus dapat mengalahkan pihak lain dari entah bagaimana caranya yang berakibat pihak tersebut kalah,Keputusan suatu jalan tengah yang di ambil untuk menengahkan suatu masalah konflik yang terjadi bisa dibilang sebagai jalan keluar terhadap konflik yang di ricuhkan,solusi ialah suatu cara bagaimana cara tersebut dapat menyelesaikan atau mendinginkan suasana konflik yang sedang terjadi. Jadi menurut saya hubungan antara konflik dengan keputusan dan solusi ialah dimana suatu konflik yang terjadi di suatu organisasi atau perusahaan dapat di selesaikan dengan adanya suatu keputusan yang di mana semua pihak dapat menerima keputusan secara kesepakatan terhadap pihak-pihak tersebut dan tidak dapat di ganggu gugat karena keputusan tersebut diraih oleh smua pihak yang bersangkutan,dan dengan adanya solusi sehingga semua pihak yangmengalami konflik tersebut tidak merasa di rugikan sebelah pihak karena semua yang diambil untuk menyelesaikan konflik tersebut melalui kesepakatan semua pihak sehingga tidak adanya pihak yang di rugikan.
Suatu organisasi dikatakan confused
Suatu organisasi dapat dikatakan bingung atau confused karena tidak adanya suatu misi yang harus di kerjakan di perusahaan tersebut , misi juga mengandung uraian yang luas mengenai tujuan dan strategi ketimbang arahan atau petunjuk khusus. Dalam ungkapan yang khas, misi merupakan sebuah pernyataan, bukan sasaran-sasaran yang terukur, akan tetapi merupakan pernyataan tentang sikap, pandangan, dan orientasi. Umumnya perusahaan atau organisasi mempunyai misi karena dengan adanya misi tersebut perusahaan yang dipegang mempunyai tujuan yang akan dikerjakan selama masih adanya kenginginan suatu perusahaan tercapai,misi sering juga disebut sebagai tujuan dalam perusahaan dalam prospek ke depannya, bagi perusahaan yang memiliki misi atau tujuan ke depan perusahaan tersebut juga dapat meringankan langkah-langkah yang akan di capai karena perusahaan tersebut tahu apa yang harus di kerjakan ke esokan harinya,sehingga biaya, waktu, dan parameter kinerja dapat diperkirakan dan dikendalikan.suatu perusahaan bila tidak memiliki misi maka perusahaan tersebut akan mengalami kesulitan untuk melangkah kedepan perusahaan tersebut akan merasa bingung/confused terhadap apa yang akan dikerjakan perusahaan tersebut kedepannya atau planning kedepannya tersebut .