21.11.10

Demo Mahasiswa Makassar Menentang SBY

Pada tangal 19 oktober 2010 kemarin Mahasiswa Makassar berunjuk rasa saat kedatangan Presiden SBY akan datang ke Makassar Sulawesi Selatan(Sulse), yang mengakibatkan sejumlah mahasiswa rusuh terhadap aparat keamanan , hal ini terjadi saat mahasiswa menggelar aksi menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Makassar guna membuka acara rapat para gubernur se-Indonesia dan memperingati ulang tahun Provinsi Sulsel, awalnya para mahasiswa ini menggelar aksi demo di Jalan Raya Pendidikan yang lokasinya hanya berjarak sekira 200 meter dengan acara Presiden. Saat Polisi dan Brimob berusaha membubarkan mereka, justru malah disambut bom molotov dan busur.
Para mahasiswa ini menilai SBY gagal menjalankan roda pemerintahan. Hal tersebut terlihat dari berbagai kasus yang belum juga diselesaikan, seperti kasus lumpur Lapindo, BLBI dan kenaikan harga BBM. menurut beritanya polisi pun sempat kewalahan dan harus melindungi diri dengan tameng. Karena serangan terus bertubi-tubi, personel Brimob pun seperti hilang kesabaran dan langsung menembaki mahasiswa dengan gas air mata.
Para mahasiswa itu ditangkap dari 2 lokasi unjuk rasa yang berbeda. Pertama, sebanyak 13 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) ditangkap saat demo di depan Masjid Al Markaz Al Islami, tempat Presiden dan rombongan melaksanakan salat Jumat. Sedangkan 11 mahasiswa lainnya diamankan di depan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Jl Urip Sumoharjo. Mereka diangkut dengan mobil polisi ke Mapolresta Makassar Timur.
Akibat kejadian ini, sedikitnya lima anggota Brimob terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit akibat lemparan batu. Sementara itu, polisi juga menangkapi beberapa aktivis mahasiswa, salah satunya koordinator aksi bernama Lyan.
Seharusnya peristiwa ini tidak harus terjadi jika diantara mahasiswa itu tidak menggunakan emosi dan egonya masing-masing, karena dengan kejadian ini sangatah merugikan untuk masyarakat disekitar terutama bagi pengguna jalan yang harus terjebak macet dan takut saat melintas jalan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar